Klaten – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Klaten mengukuhkan Majelis Pembimbing dan Pimpinan Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) Kwartir Cabang Klaten masa bakti 2026-2031, Sabtu (12/9/2026). Pelantikan berlangsung di Gedung Serba Guna DPD LDII Kabupaten Klaten dengan mengusung tema “Ikhlas Bhakti Bina Bangsa”.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan organisasi kepramukaan sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam membina generasi muda agar memiliki karakter kuat, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Pembentukan Sako SPN Kwartir Cabang Klaten sebelumnya telah melalui Musyawarah Cabang Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 1 Juli 2026. Berdasarkan keputusan DPD LDII Kabupaten Klaten, ditetapkan susunan kepengurusan Majelis Pembimbing dan Pimpinan Sako SPN Kwartir Cabang Klaten masa bakti 2026-2031.

Dalam kepengurusan tersebut, H. Muhammad Sigit Winoto, S.T., M.Pd. dipercaya sebagai Ketua Majelis Pembimbing Sako SPN Kwartir Cabang Klaten. Sementara Fadmadi Purwahyanto, S.Pd. dipercaya sebagai Ketua Pimpinan Sako SPN Kwartir Cabang Klaten. Kepengurusan juga dilengkapi sejumlah bidang yang menangani hubungan wilayah, organisasi dan hukum, teknologi informasi dan aplikasi telematika, pendidikan dan dakwah, pembinaan anggota muda, serta pembinaan anggota dewasa.
Wakil Bidang Bina Dewasa Kwarcab Pramuka Kabupaten Klaten, Suryanto, S.T., M.T., yang mewakili Ketua Kwarcab Klaten, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus Sako SPN yang telah dilantik. Menurutnya, pelantikan bukan sekadar pengukuhan kepengurusan, melainkan menjadi awal dari sebuah amanah dan pengabdian untuk membina generasi penerus bangsa yang profesional, religius, berkarakter, dan memiliki wawasan kebangsaan yang tangguh.
Ia berharap komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan kepramukaan yang nyata, terarah, dan berkelanjutan. Kegiatan Sako SPN, kata dia, tidak boleh berhenti pada latihan maupun kegiatan seremonial, tetapi harus mampu membentuk generasi muda yang peduli terhadap sesama dan lingkungan, hidup sehat, memiliki keterampilan, serta siap mengabdi kepada masyarakat.
“Jangan berjalan sendiri. Mari kita satukan langkah, kuatkan sinergi, dan bersama-sama membina generasi emas mulai dari hari ini,” ujar Suryanto.
Ia juga mendorong Sako SPN untuk terus bersinergi dengan berbagai program pengabdian kepada bangsa, khususnya dalam pendidikan karakter, kepedulian sosial, kesehatan, lingkungan, keterampilan, dan kepemimpinan generasi muda. Kwarcab Gerakan Pramuka Klaten, lanjutnya, siap memberikan bimbingan, arahan, pembinaan, dan dukungan agar Sako SPN semakin aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan kepramukaan di wilayah Klaten.
Suryanto berpesan kepada seluruh pengurus agar menjaga amanah, memperkuat persaudaraan, membangun kolaborasi, dan menghadirkan manfaat. Ia meyakini dari Sako SPN dapat lahir kader-kader muda yang religius, profesional, berwawasan kebangsaan, sehat, peduli, serta siap menjadi pemimpin masa depan.
Sementara itu, Ketua Majelis Pembimbing Sako SPN Kwartir Cabang Klaten, H. Muhammad Sigit Winoto, S.T., M.Pd., mengatakan pelantikan bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk mengabdi. Majelis Pembimbing berkomitmen mendampingi, mengarahkan, dan mendukung program kerja Pimpinan Sako SPN dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan keteladanan.
Menurut Sigit, pembinaan Sako SPN diarahkan untuk membentuk generasi muda yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, sekaligus disiplin, mandiri, bijak dalam memanfaatkan teknologi, peduli terhadap lingkungan, serta memiliki kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sejumlah program prioritas yang akan didorong antara lain konsolidasi organisasi, kegiatan kepramukaan yang inovatif, penguatan karakter dan kepemimpinan, literasi digital, kewirausahaan, pengabdian kepada masyarakat, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Sigit juga mengajak seluruh pengurus menjaga kekompakan, keikhlasan, dan komunikasi yang harmonis. Setiap perbedaan, kata dia, hendaknya diselesaikan melalui musyawarah sehingga organisasi dapat berjalan secara solid dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapannya Sako SPN menjadi organisasi yang aktif, terbuka, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat melalui kegiatan nyata dan gotong royong bersama,” katanya.

Sako SPN merupakan wadah kegiatan Gerakan Pramuka berbasis komunitas yang berada di bawah naungan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan menjadi bagian dari keluarga besar Gerakan Pramuka Nasional. Sako SPN dirintis oleh DPP LDII sekitar akhir 2010 dan terus berkembang di berbagai daerah di Indonesia.
Keberadaan Sako SPN diarahkan sebagai wadah pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan yang memadukan pendidikan karakter, keterampilan, nilai keagamaan, dan wawasan kebangsaan. Pembinaan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang profesional dan religius, memiliki pemahaman agama yang baik, berakhlakul karimah, mandiri, ulet, serta memiliki kecintaan terhadap Tanah Air.
Melalui kepengurusan masa bakti 2026-2031, Sako SPN Kwartir Cabang Klaten diharapkan mampu menjalankan program secara berkelanjutan dan membangun sinergi dengan berbagai pihak. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat pendidikan kepramukaan sekaligus menyiapkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, memiliki keterampilan, dan siap memberikan kontribusi bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Semangat “Ikhlas Bhakti Bina Bangsa” diharapkan tidak berhenti sebagai tema pelantikan, tetapi menjadi nilai yang diwujudkan dalam setiap program dan pengabdian Sako SPN Kwartir Cabang Klaten. Dengan sinergi, persaudaraan, dan semangat gotong royong, organisasi tersebut diharapkan semakin mampu hadir memberikan manfaat bagi generasi muda dan masyarakat.
(Rizal PM)