Sinergi LDII dan Pemkab Blora Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan
LDII Jateng, Blora, Jawa Tengah – Kolaborasi antara Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan Pemerintah Kabupaten Blora semakin diperkuat dalam upaya membangun ketahanan pangan daerah. Hal ini ditandai dengan kunjungan pengurus LDII Kabupaten Blora yang dipimpin oleh tokoh setempat, termasuk Pak Joko dan jajaran.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan halal bihalal, tetapi juga membahas langkah strategis untuk pengembangan sektor pangan berkelanjutan.
Fokus Pengembangan Sorgum dan Pertanian Organik
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas konsep keberlanjutan kerja sama di sektor pertanian, khususnya:
Pengembangan perkebunan sorgum sebagai alternatif pangan
Peningkatan pertanian organik ramah lingkungan
Penguatan sektor pangan lokal berbasis masyarakat
Sorgum dinilai memiliki potensi besar sebagai komoditas unggulan karena tahan terhadap perubahan iklim serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Komitmen Wujudkan Blora sebagai Lumbung Pangan
Melalui sinergi ini, LDII menyatakan kesiapannya untuk mendukung Kabupaten Blora menjadi lumbung pangan, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga nasional.
- Kolaborasi ini diharapkan mampu:
- Meningkatkan produksi pangan lokal
- Mendorong kemandirian ekonomi masyarakat
- Memperkuat ketahanan pangan nasional
- Peran LDII dalam Pembangunan Berbasis Umat
Sebagai organisasi kemasyarakatan berbasis dakwah, LDII terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa, termasuk di sektor strategis seperti pangan.
Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi langkah konkret untuk memastikan program yang dijalankan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus mendukung visi besar Indonesia dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan.
Dengan kolaborasi yang solid antara LDII dan pemerintah daerah, Blora memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat produksi pangan unggulan di Jawa Tengah, bahkan Indonesia.***