WONOGIRI (5/7) – Sekretaris Umum Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD, Weda Hendragiri, mengingatkan bahwa pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan penggunaan gawai yang tidak bijak menjadi tantangan terbesar yang dihadapi generasi muda di era digital. Menurutnya, berbagai pengaruh negatif tersebut harus diantisipasi melalui peran aktif keluarga dalam membangun karakter anak sejak dini.
Pesan itu disampaikan Weda saat menjadi pemateri pada kegiatan Perkemahan Akhir Tahun Cinta Alam Indonesia (Permata CAI) Ke-47 Tahun 2026 yang berlangsung di kompleks Masjid Umar Hamdan, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri.
Dalam pemaparannya, Weda menegaskan bahwa orang tua merupakan benteng pertama dalam membina anak-anak agar mampu menghadapi tantangan zaman. Selain memberikan teladan, orang tua juga perlu membangun komunikasi yang hangat dan terbuka sehingga anak merasa nyaman untuk berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapinya.
“Sesekali ajak anak-anak kita berdiskusi di rumah. Bangun komunikasi yang positif, jangan hanya memberi perintah, tetapi berikan kesempatan kepada mereka untuk menyampaikan pendapat dan usul sehingga terjalin komunikasi dua arah,” ujar Weda.
Ia juga mengajak para orang tua untuk mengarahkan putra-putrinya mengikuti berbagai kegiatan yang positif selama masa liburan sekolah. Kegiatan keagamaan, olahraga, kepemudaan, maupun pembinaan karakter dinilai mampu menjadi sarana efektif dalam membentuk generasi penerus yang berakhlak mulia, faqih, mandiri, dan memiliki daya saing.
Menurut Weda, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa banyak manfaat apabila dimanfaatkan secara bijaksana. Sebaliknya, penggunaan telepon genggam tanpa pengawasan dapat membuka akses terhadap berbagai konten negatif yang berpotensi memengaruhi perilaku remaja.
Kegiatan Permata CAI Ke-47 Tahun 2026 diselenggarakan secara serentak di enam lokasi di Kabupaten Wonogiri sebagai upaya mengisi masa libur sekolah dengan aktivitas yang edukatif dan membangun karakter. Salah satu lokasi pelaksanaan berada di kompleks Masjid Umar Hamdan, Kecamatan Nguntoronadi.
Dewan Penasehat LDII Kabupaten Wonogiri, H. Joko Santosa HP, menjelaskan bahwa Permata CAI merupakan agenda pembinaan generasi muda yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Melalui kegiatan ini, para peserta diarahkan untuk memanfaatkan waktu liburan dengan aktivitas yang bermanfaat sehingga terhindar dari berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Dewan Penasehat LDII Kabupaten Wonogiri, KH Sunadi Ali Musthofa, menyampaikan bahwa selain di Nguntoronadi, kegiatan juga digelar di Kecamatan Eromoko, Jatisrono, Purwantoro, serta dua lokasi di Kecamatan Jatipurno. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti pembinaan keagamaan, penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi, Focus Group Discussion (FGD), serta berbagai kegiatan yang menumbuhkan kecintaan terhadap alam dan lingkungan.
Melalui Permata CAI Ke-47, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga berkarakter luhur, cinta tanah air, peduli lingkungan, serta mampu menghadapi tantangan kehidupan di era modern dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai moral dan akhlak mulia. (Lines)