LDEII JATENG, SUKOHARJO — DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sukoharjo menerima kunjungan resmi dari Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Jumat, 14 November 2025. Acara yang diselenggarakan di Gedung Barokah Lantai 2, Nandan, Sidorejo, Bendosari ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan warga terkait layanan keuangan syariah serta membuka peluang kerja sama strategis antara LDII dan BSI.
Kunjungan ini disambut antusias oleh pengurus serta warga LDII Sukoharjo yang ingin memahami lebih dalam mengenai pengelolaan keuangan syariah.
Hal ini sejalan dengan komitmen LDII dalam memperkuat peran sosial-ekonomi umat melalui literasi keuangan yang halal, aman, dan berkelanjutan.
BSI Paparkan Layanan Keuangan Syariah Modern
Dalam sesi pemaparan, tim Bank Syariah Indonesia menjelaskan berbagai layanan perbankan syariah yang kini relevan bagi masyarakat modern. Beberapa layanan yang dipresentasikan meliputi:
Pembiayaan UMKM berbasis syariah
Tabungan digital dan fasilitas mobile banking
Edukasi literasi keuangan syariah
Program kemitraan untuk komunitas dan organisasi keagamaan
Materi yang disampaikan tidak hanya memberikan informasi teknis, namun juga memperluas wawasan warga LDII mengenai pentingnya memilih layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Pemahaman ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola dana dan usaha.
Apresiasi LDII: Kolaborasi yang Menguatkan Ekonomi Umat
Ketua DPD LDII Kabupaten Sukoharjo, H. Dalono Abdul Rosyid, memberikan apresiasi tinggi atas kunjungan tersebut. Ia menyebut bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga sekaligus membuka pintu kolaborasi yang luas.
“Kami bersyukur atas kehadiran Bank Syariah Indonesia. Sosialisasi ini menambah wawasan warga dan membuka peluang kolaborasi yang sangat positif. LDII Sukoharjo siap bekerja sama untuk meningkatkan ekonomi umat, terutama dalam penguatan literasi keuangan syariah dan pemberdayaan UMKM,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa LDII siap menjalin sinergi jangka panjang yang berkelanjutan, dengan harapan kerja sama ini membawa dampak nyata bagi masyarakat luas, khususnya dalam hal inklusi ekonomi syariah.
Peluang Kolaborasi LDII–BSI untuk Penguatan Ekonomi Syariah
Dalam pertemuan ini, kedua pihak membahas sejumlah peluang kolaborasi yang dapat segera diimplementasikan. Adapun beberapa program yang dibicarakan antara lain:
Pendampingan UMKM berbasis syariah
Pelatihan literasi keuangan bagi remaja dan generasi muda LDII
Penyediaan layanan perbankan syariah untuk mendukung kegiatan organisasi
Sinergi kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat
Jika seluruh agenda kolaborasi ini terealisasi, hal tersebut diperkirakan akan menjadi penguatan signifikan bagi jaringan ekonomi syariah di Kabupaten Sukoharjo. Selain itu, BSI dapat memperluas jangkauan layanan syariahnya, sementara LDII mendapatkan mitra strategis untuk memperkuat basis ekonomi umat.
Membangun Masyarakat Mandiri dan Berdaya
Kunjungan BSI ke LDII Sukoharjo menjadi contoh konkret bagaimana lembaga keagamaan dan lembaga keuangan syariah dapat bersinergi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan edukasi, pendampingan UMKM, dan integrasi layanan syariah, masyarakat diharapkan semakin mandiri, cerdas finansial, dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi secara berkelanjutan.
Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat ekosistem ekonomi syariah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan umat yang selama ini menjadi fokus LDII Sukoharjo.(KIM Jateng)