Dari Klaten dan Surakarta, Dua Generus LDII Siap Harumkan Nama Indonesia di Uzbekistan

Berita Nasional Headlines
Spread the love

SEMARANG (14/10) – Prestasi membanggakan ditorehkan dua Generasi Penerus (Generus) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) asal Kabupaten Klaten dan Kota Surakarta. Abdul Fauzan Nur Adhimma dari Ceper, Klaten, dan Saffa Dzaky Azaria Rizky dari Kota Surakarta berhasil meraih juara pertama Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026 cabang pencak silat. Keduanya kini bersiap mewakili Indonesia dalam kejuaraan World Cup Junior Championship di Uzbekistan pada Desember 2026.

Persiapan menuju kejuaraan internasional itu turut menjadi perhatian dalam audiensi Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD Jawa Tengah dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Rabu (14/10/2026). Pertemuan yang diterima Sekretaris Dispora Jateng, Syurya Deta Syafrie, S.T., M.T., tersebut membahas penguatan pembinaan atlet, peningkatan prestasi, serta dukungan pemerintah terhadap pesilat muda berpotensi.

Abdul Fauzan Nur Adhimma berhasil meraih juara pertama kategori laga tingkat SMA, sedangkan Saffa Dzaky Azaria Rizky meraih juara pertama kategori seni tunggal tingkat SMA. Prestasi keduanya menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di tingkat internasional.

Keberhasilan dua generasi muda dari daerah berbeda ini juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara lingkungan keluarga, pembinaan organisasi, perguruan pencak silat, dan dukungan masyarakat dalam membentuk atlet yang berprestasi serta berkarakter.

Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jawa Tengah, Drs. H. Sutiyono, M.Pd., dalam audiensi tersebut memaparkan perkembangan pembinaan atlet serta berbagai prestasi pesilat Jawa Tengah di tingkat nasional hingga internasional. Ia berharap pemerintah provinsi memberikan perhatian berkelanjutan terhadap pembinaan atlet, terutama mereka yang akan bertanding membawa nama Indonesia di luar negeri.

Sekretaris Dispora Jawa Tengah, Syurya Deta Syafrie, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PERSINAS ASAD dalam mengembangkan olahraga pencak silat. Ia mengatakan hasil audiensi akan diteruskan kepada Kepala Dispora dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, sekaligus mengupayakan kesempatan audiensi langsung dengan gubernur untuk membahas pembinaan atlet dan persiapan keberangkatan ke Uzbekistan.

Deta berharap Abdul Fauzan dan Saffa Dzaky mampu menunjukkan kemampuan terbaik serta mengharumkan nama Jawa Tengah dan Indonesia. Menurutnya, prestasi atlet muda juga perlu dipublikasikan secara luas melalui media sosial agar menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.

Ia turut mendorong kolaborasi antara Dispora, IPSI, dan perguruan pencak silat untuk membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan. PERSINAS ASAD juga diharapkan dapat berkolaborasi dengan Humas Dispora melalui berbagai platform digital untuk memperluas publikasi prestasi atlet.

Bagi keluarga besar LDII, keberhasilan Abdul Fauzan dan Saffa Dzaky menjadi momentum untuk terus mendorong generasi muda mengembangkan potensi, disiplin berlatih, menjunjung sportivitas, serta berani berkompetisi hingga tingkat internasional.

DPD LDII Kabupaten Klaten dan DPD LDII Kota Surakarta menjadi bagian penting dari kebanggaan atas prestasi generasi muda yang berasal dari kedua daerah tersebut. Keberangkatan menuju Uzbekistan diharapkan menjadi kesempatan bagi keduanya untuk membuktikan hasil pembinaan selama ini sekaligus membawa nama baik daerah, organisasi, dan bangsa Indonesia.

Melalui sinergi PERSINAS ASAD, LDII, pemerintah daerah, serta berbagai pihak terkait, prestasi kedua pesilat muda tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi generasi penerus lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi, baik di bidang olahraga maupun dalam kehidupan bermasyarakat. (Rizal Putra Milda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *