Potret Webinar Kebangsaan: Kemerdekaan RI Ingatkan Tanpa Pancasila Kita Rapuh

Headlines
Prof. Singgih Tri Sulistiyono membuat kristalisasi pandangan LDII terhadap Pancasila, yang menegaskan bahwa bangsa Indonesia tanpa Pancasilaakan rapuh. Pertama, jika tidak punya pondasi religiusitas kuat seperti sila pertama ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’ dan kedua tidak adanya bingkai ‘Persatuan Indonesia’ yang terkandung dalam sila ketiga

 

Ir.-KH-Chriswanto-Santoso

"Para pendiri bangsa telah menetapkan tujuan berdirinya bangsa dan negara dengan sangat elok, dalam pembukaan UUD 1945 itulah jalan di kaki menetap untuk membangun Indonesia," ujar Ketua Umum DPP LDII, KH Criswanto Santoso.

Ir.-KH-Chriswanto-Santoso

"Para pendiri bangsa telah menetapkan tujuan berdirinya bangsa dan negara dengan sangat elok, dalam pembukaan UUD 1945 itulah jalan di kaki menetap untuk membangun Indonesia," ujar Ketua Umum DPP LDII, KH Criswanto Santoso.

Webinar-Kebangsaan-Agustus

Prof. Singgih Tri Sulistiyono membuat kristalisasi pandangan LDII terhadap Pancasila, yang menegaskan bahwa bangsa Indonesia akan rapuh tanpa Pancasila. Pertama, jika tidak punya pondasi religiusitas yang kuat seperti sila pertama

previous arrow
next arrow

Jakarta (17/8). Jelang HUT Kemerdekaan RI ke 76, DPP LDII menggelar webinar kebangsaan secara daring hari Minggu (15/8) kemarin. Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso menegaskan bahwa sebagai warga negara saat ini harus berikhtiar bersama-sama menghadapi pandemi membangun perekonomian menuju Indonesia Emas 2045. Sesuai dengan tema kemerdekaan tahun ini, ‘Indonesia Tumbuh, Indonesia Tangguh’.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *