Ponpes Budi Utomo Selalu Terapkan Protokol Kesehatan

Solo — Pondok Pesantren (Ponpes) Budi Utomo di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo dicanangkan sebagai Ponpes Siaga Candi kedua di Kota Bengawan. Pencanangan dilakukan  Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak bersama Dandim 0735/ Surakarta Letkol Inf Wiyata S Aji dan Tim Satgas Covid-19.

“Semua kegiatan apapun, baik salat maupun pengajian selalu menerapkan protokol kesehatan. Kami semua, para guru selalu kerja sama untuk menata tempat yang disiapkan bagi para santri menjalankan aktivitas,” terang Pimpinan Ponpes Budi Utomo, Muhammad Thoyibun kepada wartawan, Jumat (116/10).

Dikatakan, pihaknya sudah lama tanggap terhadap Covid-19 dengan menyiapkan berbagai fasilitas termasuk ruang karantina. Kemudian ruang kelas juga menggunakan sistem social distancing, serta penyediaan tempat cuci tangan di berbagai lokasi kawasan pondok.

Dari total 600an santri, kata Thoyibun, pihaknya baru menampung maksimal 100 orang saja. Sementara santri yang lain menjalani pembelajaran dengan sistem daring.

“Semua yang datang dengan cek kesehatan dan dilakukan karantina. Santri yang datang dari wilayah sekitar dulu,” jelasnya.
Sementara itu Kapolesta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, program Ponpes Siaga Candi merupakan terobosan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi. Program itu berangkat dari analisa dan evaluasi berkait munculnya klaster baru Covid-19, termasuk di lingkungan Ponpes.
“Sehingga lahirnya terobosan Ponpes Siaga Candi untuk menjawab tantangan memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19,” kata Ade.
Secara umum, mantan Kapolres Karanganyar itu menilai Ponpes Budi Utomo siap dan lengkap dalam menjalankan protokol kesehatan. Dalam pantauannya, bahkan saat makan satu santri menggunakan satu alat, sehingga tidak tercampur dengan lain.
“Penerapan protokol kesehatan lain juga bagus, ada tempat cuci tangan, jaga jarak di kelas. Ini salah satu yang terbaik di Kota Solo,” papar dia.

Di Solo, sudah terdapat dua Ponpes yang dicanangkan sebagai Ponpes Siaga Candi. Sebelumnya, Ponpes Al Muayyad Mangkuyudan juga dicanangkan hal serupa. Pencanangan dilaksanakan langsung secara simbolis oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Sumber : timlo.net